Penulisan Gelar Yang Tepat Sesuai EYD maupun PUEBI

Penulisan gelar cukup menarik dibahas karena karakter feodalisme yang masih menonjol di Indonesia.  Arti feodalisme di sini adalah orang sering dinilai dari gelarnya bukan kemampuannya.

Persoalan penulisan gelar terutama gelar akademik muncul ketika membuat surat undangan atau penulisan literatur yang formal. Masih banyak orang yang memperhatikan bagaimana cara menulis gelarnya, ada baiknya kitapun mengetahui cara menulis yang tepat untuk menjaga hubungan baik dengan siapapun.

Pada zaman awal setelah kemerdekaan dengan mengadopsi tata kelola dari zaman Belanda, pemberian gelar akademik untuk lulusan perguruan tinggi hanya ada 2 macam. Yaitu gelar Drs. yang diberikan kepada laki-laki dan Dra. yang berikan kepada perempuan. Akan tetapi mulai tahun 1993, semenjak keluar Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 036/U/1993 tentang Gelar dan Sebutan untuk Lulusan Perguruan Tinggi, pemberian dan penulisan gelar menjadi tidak berlaku lagi.

Perubahan EYD menjadi PUEBI

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia belum lama ini merilis Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebagai pengganti dari Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Perubahan ini telah ditetapkan di dalam Peraturan Menteri dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi perubahan ejaan bahasa Indonesia ini. Pertama, dampak kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang telah menyebabkan penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai ranah pemakaian, baik secara tulis maupun tulisan, menjadi semakin luas. Hal ini membuat diperlukannya perubahan pada ejaan bahasa Indonesia.

Inilah cara menulis gelar akademik sesuai EYD maupun Pedoman Umum EJaan Bahasa Indonesia(PUEBI) yang berlaku di Indonesia.

Penulisan Gelar Program Diploma

Program diploma satu (D1) sebutan untuk profesional ahli pertama, di singkat dengan (A. P.)
Program diploma dua (D2) sebutan untuk profesional ahli muda, di singkat dengan (A. Ma.)
Program diploma tiga (D3) sebutan untuk profesional ahli madya, di singkat dengan (A. Md.)
Program diploma empat (D4) sebutan untuk profesional ahli, di singkat dengan (A.)

Penulisan Gelar Sarjana (S1)

S.Ag. (Sarjana Agama)
S.Si. (Sarjana Sains)
S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
S.Hum. (Sarjana Humaniora)
S.Psi. (Sarjana Psikologi)
S.Sn. (Sarjana Seni)
S.Kom. (Sarjana Komputer)
S.Ked. (Sarjana Kedokteran)
S.Pt. (Sarjana Peternakan)
S.Kes. (Sarjana Kesehatan)
S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)
S.Kar. (Sarjana Karawitan)
S.Sos. (Sarjana Sosial)
S.T. (Sarjana Teknik)
S.Fhil. (Sarjana Fhilsafat)
S.S. (Sarjana Sastra)
S.P. (Sarjana Pertanian)
S.E. (Sarjana Ekonomi)
S.H. (Sarjana Hukum)
S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)
S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)
S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)
S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)
S.Fil.I. (Sarjana Filsafat Islam)
S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)
S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)

Penulisan Gelar Magister (S2)

M.Ag. (Magister Agama)
M.Si. (Magister Sains)
M.Psi. (Magister Psikologi)
M.Hum. (Magister Humaniora)
M.Kom. (Magister Komputer)
M.Sn. (Magister Seni)
M.T. (Magister Teknik)
M.H. (Magister Hukum)
M.M. (Magister Manajemen)
M.Kes. (Magister Kesehatan)
M.P. (Magister Pertanian)
M.Fhil. (Magister Fhilsafat)
M.E. (Magister Ekonomi)
M.H.I. (Magister Hukum Islam)
M.Fil.I. (Magister Filsafat Islam)
M.E.I. (Magister Ekonomi Islam)
M.Pd.I. (Magister Pendidikan Islam)
M.Pd. (Magister Pendidikan)

Penulisan Gelar Master Luar Negeri

M.A. (Master of Arts)
M.Ed. (Master of Education)
M.Litt. (Master of Literature)
M.Lib. (Master of Library)
M.Arch. (Master of Architecture)
M.Sc. (Master of Science)

Penulisan Gelar Sarjana Muda Luar Negeri

B.A. (Bechelor of Arts)
B.Ag. (Bechelor of Agriculture)
B.E. (Bechelor of Education)
B.D. (Bechleor of Divinity)
B.Litt. (Bechelor of Literature)
B.M. (Bechelor of Medicine)
B.Arch. (Bechelor of Architrcture),
M.Nurs. (Master of Nursing)
M.Th. (Master of Theology)
M.Eng. (Master of Engineering)
M.B.A. (Master of Business Administration)
M.F. (Master of Forestry)
M.F.A. (Master of Fine Arts)
M.R.E. (Master of Religious Ediucation)
M.S. (Mater of Science)
M.P.H. (Master of Public Health)
B.Sc. (Bechelor of Science)

Penulisan Gelar Doktor (S3)

Penulisan gelar doktor di Indonesia sama halnya dengan penulisan gelar-gelar yang lainnya, yaitu huruf ‘D’ ditulis dengan huruf besar sedangkan ‘R’ dengan huruf kecil dan diakhiri dengan tanda titik. Penulisan gelar doktor yang benar adalah “Dr.” (Doktor).

Dalam penulisan gelar ada hubunganya dengan penulisan akronim ini. Inilah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan akronim yaitu: (1) Jumlah suku kata pada akronim tidak boleh melebihi jumlah suku kata yang lazim pada kata Bahasa Indonesia; (2) Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian antara kombinasi vocal dengan konsonan sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim digunakan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *