Jenis-jenis Cerita Rakyat

Cerita rakyat biasanya disampaikan dari generasi ke generasi secara lisan. Cerita yang sama, misalnya tentang seorang tokoh yang terkait dengan kota, gunung, danau, laut, atau batu; akan berbeda dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Cerita tentang Nyai Roro Kidul di sepanjang pantai selatan Banyuwangi (Jawa Timur), sampai ke pantai selatan Pandeglang (Jawa Barat) sangat bervariasi. Variasi cerita rakyat tidak hanya menyangkut tokoh, alur cerita dan seting; melainkan juga definisi terhadap cerita rakyat itu sendiri. .

Ada kalangan yang menganggap cerita rakyat beda dengan dongeng. Bahkan ada pula yang membedakan cerita rakyat dengan fabel, legenda dan mitos. Mereka yang berpendapat bahwa cerita rakyat harus dibedakan dengan dongeng, legenda, fabel, dan mitos; beranggapan bahwa cerita rakyat harus berisi cerita (kisah), tentang rakyat, atau di sekitar kehidupan rakyat. Hingga dongeng yang bercerita tentang raksasa, fabel yang bercerita tentang kancil, legenda yang bercerita tentang tokoh sejarah, serta mitos yang berisi cerita tentang dewa-dewi; tidak bisa dikategorikan sebagai cerita rakyat.

Namun secara umum, para ahli berpendapat bahwa dongeng, fabel, legenda, mitos, dan cerita-cerita lain yang hidup di kalangan masyarakat, juga merupakan bagian dari cerita rakyat, hingga bisa dikategorikan sebagai cerita rakyat. Secara formal, pendapat dari para ahli ini tertuang dalam penjelasan entri cerita rakyat, dalam kamus. Baik kamus Bahasa Indonesia, maupun kamus Bahasa Inggris. Dalam kamus tidak disebutkan bahwa cerita rakyat harus bercerita tentang rakyat; melainkan cerita dari zaman dulu (tentang apa saja), yang hidup di kalangan rakyat. Berikut penjelasan tentang definisi cerita rakyat dan dongeng tersebut.

Cerita Rakyat (folklore, folktale/folk story), KBBI: cerita dari zaman dahulu yang hidup di kalangan rakyat dan diwariskan secara lisan. English Dictionary: all of the unwriten traditional beliefs, legends, sayings, customs, etc. of a culture (falklore); a tale or legend originating among a people and typically becoming part of an oral tradition (falk tale/falk story).

Dongeng (fairy tale), KBBI: cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh). English Dictionary: story about fairies, giants, magic deeds, etc.

Legenda (legend), KBBI: cerita rakyat pada zaman dahulu, yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah; English Dictionary: an unverified story handed down from earlier times, especially one popularly believed to be historical.

Fabel (fable), KBBI: carita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti); English Dictionary: a usually short narrative making an edifying or cautionary point and often employing as characters animals that speak and act like humans.

Mitos (myth), KBBI: cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dahulu, mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa tersebut, mengandung arti mendalam, yang diungkapkan dengan cara gaib. English Dictionary: a traditional story, especially one concerning the early history of a people or explaining a natural or social phenomenon, and typically involving supernatural beings or events.

Ada pula pihak yang memasukkan hikayat sebagai cerita rakyat. Sebab di Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia, hikayat sangat populer dibacakan dalam persta rakyat, bahkan juga dalam kumpul-kumpul secara informal. Yang benar, hikayat tidak masuk dalam kategori cerita rakyat, melainkan karya sastra Melayu Lama. Berikut penjelasan dalam entri Kamus Besar Bahasa Indonesia:

Hikayat, KBBI: karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta.

Sesuai dengan pengertian seperti yang tertuang dalam KBBI dan Kamus Bahasa Inggris, tanpa hikayat pun yang bisa dikategorikan sebagai cerita rakyat menjadi sangat luas. Mulai dari dongeng tentang kuntilanak dan raksasa, dongeng kancil, legenda tentang terjadinya sebuah kota, sampai ke mitos di sekitar para pahlawan dan dewa-dewi. Dalam era online sekarang ini, para murid bisa mengakses informasi tentang apa pun, termasuk tentang cerita rakyat. Hingga batasan bahwa yang dijadikan bahan ajar bagi siswa harus cerita rakyat dari kawasan sekolah, menjadi pembatas daya jelajah serta kreatifitas anak. Anak sebaiknya diberi kebebasan untuk menngeksplorasi cerita rakyat dari seluruh Nusantara, bahkan dari seluruh dunia.

Di sampaikan pada:
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdiknas
Bengkel Sastra Guru, Palembang – Kayuagung, 11 – 14 Juni 2013

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *